Tanggal 28 Juni 2016 VLOG alias Video Blog pertama saya muncul di YouTube yeay! Sebetulnya ini dadakan, tanpa direncanakan dulu.

Jadi ceritanya, pagi itu saya dan suami lagi breakfast di sebuah cafe. Itu pun gara-gara rencana makan bubur di gerobak bubur batal, lantaran ternyata tukang buburnya baru buka sore selama bulan puasa. Jadi kita beralih ke tempat terdekat yang buka untuk sarapan.

Nah, pas lagi nunggu makanan jadi, suami saya bilang, “Eh, kita coba rekam kamu ngomong-ngomong yukk!” . Memang beberapa waktu sebelumnya suami saya pernah mengutarakan idenya, supaya saya buat versi video utk ASK AUNTIE ANN, yaitu blog yang saya tulis setahun belakangan ini. Saya sih, iya iya aja, sembari gak kebayang sih kaya gimana. Nah, pagi itu ceritanya tiba-tiba dia mau mewujudkan idenya dengan merekam saya.

Sebenarnya saya gak siap, soalnya belum pernah juga ngomong-ngomong sambil direkam gitu, gak kebayang gimana cara ngomongnya, terus mukanya musti kaya gimana. Belum lagi baju dan dandanan saya ala kadarnya aja, gak kaya orang lain yang emang niat mau shooting hadeuhhh.  Jadi saya bilang “Kudu gimana gitu ngomongnya? Ntar aneh ah!” Terus dia bilang “Nyobain aja ini, kalo jelek ya gak usah di-upload“. Jadi deh, akhirnya saya coba cari bahan di ASK.FM/Auntie_Ann punya saya. Terus langsung deh saya coba ngomong-ngomong sambil direkam.

Eh, ternyata asyik juga! Tiba-tiba I feel soooo excited! Terus pas saya lihat hasilnya, ternyata gak se-aneh yang saya bayangkan hahhaha. Jadi deh, keterusan, sampai rekam 3 episode sekaligus hari itu.

Singkat cerita, hari itu suami saya langsung edit dan subuh-subuh waktu saya tidur, dia upload ke YouTube Chanel yang khusus dia buat untuk ASK AUNTIE ANN. Jadi pas saya bangun pagi-pagi, tiba-tiba di Facebook saya sudah ada tag dari dia, yang diawali dengan kisah singkat blog dia yang bercerita tentang VLOG saya ini, dan sudah cukup banyak teman-teman yang nge-like. Hem.. He is such a spontaneous man, suka gak disangka-sangka, Love him more deh.. hahaha.

Hari itu saya seneng banget, bukan karena tiba-tiba saya muncul di YouTube, tapi karena respon dari teman-teman yang ternyata gak disangka-sangka. Banyak yang kasih masukan, support, selamat, dll.  Termasuk anak-anak saya yang biasanya cuek aja kalo masalah ini, kali ini mereka support dan bantu share, so happy. Bukan apa-apa, soalnya terus terang saya masih sedikit takut juga, gak PD. Rasanya butuh keberanian dan dukungan yang banyak dari orang-orang. Dan hari itu saya dapat dari teman-teman dan keluarga yang peduli dan sayang sama saya. I feel so loved! Love all of you guys!

Nah, kalo ada yang pengen tau kenapa saya mau bikin YouTube Chanel, website, dll, itu bukan karena saya mau ikut-ikutan trend di jaman canggih ini. Bukan juga karena pengen terkenal terus dapat banyak duit (kalo akhirnya bisa sambil dapat duit sih.. Praise The Lord heheee).

Bukan kebetulan kalo beberapa hari sebelumnya saya dengar seminar singkat bertema “Mengasuh Anak di Era Digital” Di sana dikatakan bahwa teknologi itu adalah sesuatu yang netral. Ibarat sebuah pisau, itu akan menjadi alat yang bermanfaat atau menjadi alat pembunuh, tergantung siapa yang menggunakannya. Kemudian dibahas juga dampak positif dan negatif dari sosial media, teknologi internet, dll.

Saat ini banyak sekali hal-hal yang disajikan di dunia maya, mulai dari hal-hal yang sangat baik, yang mendidik, memberi informasi, sampai hal-hal yang begitu buruk, jahat, tidak pantas untuk disajikan sebagai tontonan. Gawatnya , semuanya tersaji begitu saja, tanpa bisa dibendung. Memang sekarang mulai banyak juga alat, aplikasi, software, program dan sejenisnya yang dibuat untuk mem-filter, mem-blok, atau apapun istilahnya. Tapi tetap saja, banyak hal yang tidak bisa dibendung yang akhirnya tetap sampai kepada para penjelajah dunia maya. Yang saya bayangkan, betapa mengerikan kalo hal yang buruk itu sampai kepada anak-anak kita yang masih kecil maupun para remaja.

Oleh sebab itu, saya memutuskan,  saya mau ikut ambil bagian untuk memperbanyak content yang positif. Kalau kita tidak bisa membendung atau mengurangi content negatif yang terus bermunculan, setidaknya kita bisa berusaha menyaingi dengan terus menambah jumlah content yang positif.

Harapan saya dengan adanya VLOG saya ini, mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini , benar-benar bisa menjadi informasi yang bermanfaat buat orang-orang yang melihatnya, khususnya buat anak-anak muda, yang seringkali masih bingung dalam mencari jawaban atas permasalahannya. Daripada mereka mendapatkan informasi yang salah, sehingga cara berpikir mereka pun jadi salah, mendingan saya bagikan apa yang sendiri percayai, bahwa itu adalah sesuatu yang baik, dan mudah-mudahan juga sesuai dengan kebenaran yang selama ini saya yakini.

“Don’t copy the behavior and customs of this world, but let God transform you into a new person by changing the way you think. Then you will learn to know God’s will for you, which is good and pleasing and perfect.”

 

 

Story of My VLOG

| Story | 0 Comments
About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.